Senin, 15 Mei 2017

Mengintip Keseruan BBS di Karnaval 3 (Bengkuring Bakery Street Stories)


KEMARIN. Cukup menarik acara yang dibuat oleh 3 (Tri), provider ternama di Indonesia hari Sabtu (11/03/2017) lalu. Acara itu dihadiri Sahabat Satria (komuitas penjual produk Tri) dan melukiskan bagaimana kedekatannya dengan jajaran staf Tri.

Acara yang berjuluk Karnaval 3 tersebut semata-mata untuk mempererat tali silaturahmi Sahabat Satria agar lebih bisa mengenal satu sama lain. Namun sayang tidak terbuka untuk umum. Jadi banyak orang yang tidak tahu kalau acara tersebut berpotensi besar terhadap kemajuan ekonomi kreatif di Samarinda.

Source: Slideshare.net

Bertempat di Convention Hall, Stadion Madya Sempaja Samarinda, Karnaval 3 menghadirkan berbagai macam aksi panggung hiburan. Ingar-bingar kemegahan di sana banyak yang aku lewatkan, gara-gara terlalu asyik berjualan. Padahal degup keceriaan membahana di seantero gedung.

Teman-teman yang mau lihat keseruan Karnaval 3 bisa lihat di video ini kok!

 
Anyway. Lebih dari 10 vendor kuliner lokal memeriahkan acara Karnaval 3. Mulai dari penjual makanan berat (bukan batu gunung lho ya 😁), camilan, sampai minuman bekerja sama demi menyenangkan hati para Sahabat Satria.


Di tengah keramaian para pengunjung yang mendayu-dayu, aku diberi kesempatan membawa bendera Bengkuring Bakery Street, mencoba memperkenalkan Jar Cake Pakis yang rasanya nikmat tiada dua.

Selain itu, ada hal unik yang masih menggantung di ingatanku. Alat tukar yang digunakan bukan uang, melainkan kupon mini yang sengaja dibuat khusus untuk acara itu. Kupon-kupon tersebut memiliki fungsi beraneka ragam.

Siap melayani kalian yang lafaaarrr!

Ada yang bisa ditukarkan dengan makanan berat; ayam geprek, sate, burger dan ada juga yang dapat ditukar dengan minuman. Khusus BBS (sapaan akrab Bengkuring Bakery Street), kupon yang bisa ditukarkan adalah kupon kategori camilan.

Menyimpan banyak cerita menarik di kerumunan hiruk-pikuk pembeli, Jar Cake Pakis dengan bentuknya nan lucu dan menggemaskan namun tetap sip jika disantap, menghadirkan rasa penasaran sendiri bagi tamu yang hadir.

Keseruan staf BBS dan Agathizcakefood setelah seharian berjualan.

Satu waktu, ada seorang wanita paruh baya yang terlihat bingung ketika menghampiri booth BBS. Lama ia menghabiskan waktu di depan kami, memandang Jar Cake Pakis yang bersusun rapi di atas meja. Akhirnya, ia pun menukarkan kuponnya dengan Jar Cake Pakis rasa Red Velvet.

Beberapa saat kemudian ia kembali dengan segenggam kupon di tangan, menukarnya dengan 18 cups Jar Cake Pakis.

Seperti halnya gelombang di lautan, para Sahabat Satria berbondong-bondong menukar kupon mereka dengan Jar Cake Pakis. Sampai-sampai tidak ada lagi yang tersisa. Mungkin wanita itu sengaja dikirm untuk menjadi penglaris. Hmmm.

Hmmm... Yummmyyy

Entah kebetulan atau gimana, Aku dan Dita, sepupu kesayanganku benar-benar senang karena melihat seuntai senyum di ujung bibir pelanggan. Seakan kami dan Jar Cake Pakis adalah bagian dari kebahagiaan mereka. BW

[]

*Barangkali kalian ingin membaca artikel yang aku tulis tentang Jar Cake Pakis. 😉

Minggu, 30 April 2017

Minggu, 23 April 2017

Sukacita di Balik Banjir Bengkuring

KEMARIN. Dulu banget, kata Nenek bercerita, Bengkuring adalah dataran tinggi yang menampakkan warna agraris, datangnya dari hijau rerumputan, kuning semak belukar di rawa, biru langit, serta warni-warni bunga liar.

Source: sell-arts.com

Derik jangkrik berkumandang megah dari seisi hutan, diringi oleh serangga dan binatang lain yang saling sahut-sahutan. Menggema bagai orkesta ke penjuru cakrawala.

Bengkuring menjadi wadah penampungan bagi karya alam bahari yang menajubkan.

Ketika itu, dari pusat kota, kalau mau ke Bengkuring orang-orang bahari harus menggunakan kapal ketinting. Kemudian berjalan kaki sejauh kurang lebih 5 kilometer. Tak heran kalau kaki Nenek dan Kai besar-besar seperti ketela pohon.

Source: enchgallery.com

Deskripsi Nenek tentang Bengkuring bahari nyangkut di imajinasiku taktala melihat banjir yang melanda kota Samarinda, termasuk Bengkuring di awal bulan April lalu.

Banyak alat transportasi air lalu-lalang.

Kemesraan Jack dan Rose saat Titanic mencoba berlabuh ke Bengkuring.

Selain Bengkuring, banyak lagi daerah-daerah di Samarinda yang tergenang banjir. Bahkan aku sempat melihat postingan seorang kawan di Instagram yang sedang asyik bermain perahu karet di pusat banjir. Bukti kalau musibah sekecil atau sebesar apa pun bisa mendatangkan kebahagian.

Punya pengalaman menyenangkan tentang banjir di kota Samarinda seperti di atas, boleh dibagi di kolom komentar ya. I would love it to hear it!

Apakah banjir di Bengkuring membuat Bengkuringish gundah gulana? Kayaknya enggak juga deh.

Jum'at (7/4/2017), di tengah kepulan air dan deru gelombang banjir, ada semacam kegiatan yang menggembirakan di Bengkuring. Aku dan sekumpulan pemuda Bengkuring lain asyik membagi-bagikan nasi kotak kepada Bengkuringnish yang rumahnya terendam banjir.

Baru tahu, kalau senyum terlalu lebar bisa bikin gigi kering.

Bermodalkan perahu mungil yang dibuat Alam Baiquni, para youngster Bengkuringnish dengan santun menghantarkan nasi kotak kepada korban banjir.

Tarik terus jons!

Beruntung hari itu kondisi cuaca cerah, proses kegiatan sosial menjadi mudah dan bisa beroperasi dengan baik.

Proud to be Bengkuringish!
 
Sebagian Bengkuringish terlihat kecewa dengan banjir kiriman ini. Toko-toko mereka banyak tutup dan terpaksa menghentikan aktivitas jual-beli. Tapi eh kok ya ada saja dari mereka yang dengan sengaja berfoto di tengah banjir.

Boleh eksis, tapi kalau mau tidur jangan lupa cuci kaki ya 😁

Mungkin bagi mereka tidak terlalu terbawa perasaan adalah kunci untuk melihat bencana ini dari perspektif lain.

Kami melanjutkan berkeliling. Aku tercengang ketika memasuki daerah Jalan Terong, yang berdekatan langsung dengan rawa. Tinggi banjir di sana mencapai pinggul orang dewasa.

Meski agak sedikit bau-bau gimana gitu, aksi sosial tetap berlanjut.

Banyak Bengkuringnish yang memilih mengungsi ke tempat keluarga atau sekedar menghangatkan diri di posko-posko darurat.

Di kala matahari sudah berlindung di balik langit senja, kami menghentikan aktivitas. Lalu pulang ke rumah masing-masing dengan perasaan bahagia.

Hari itu, aku merasa senang sekaligus salut dengan pemuda Bengkuring yang mau berbagi dengan korban banjir. Khususnya Milzam, pemuda Bengkuring yang memiliki ide cemerlang membagikan nasi kotak.

Satu lagi pelajaran yang bisa kuraih. Setiap momen dalam hidup harusnya didedikasikan untuk berbagi ke sesama. Ini adalah kesaksian hidup.

Melalui perbuatan kecil membantu sesama manusia, prinsip dasar yang dipegang menjadi dasar pertanggung jawaban atas apa yang kita terima di akhirat kelak.

Kebersihan adalah faktor utama dalam menjaga kelestarian lingkungan. Rusaknya tatanan alam boleh jadi karena perbuatan manusia sendiri. Berhenti saling menyalahkan.

Kalau bukan kita sendiri yang berusaha memperbaiki diri, siapa lagi?

Semoga saja banjir yang terjadi di Kota Samarinda, khususnya Bengkuring merupakan yang terakhir dan janga sampai terulang lagi. BW

Sabtu, 15 April 2017

Menu Menggiurkan di BBS (Bengkuring Bakery Street Stories)


KEMARIN. Blog ini dibuat pada tahun 2012, awalnya hanya untuk mengerjakan tugas-tugas kuliah, setelah itu dibiarkan kosong tanpa isi selama 4 tahun.

Tahun 2016 lalu, aku mencoba mengaktifkannya lagi. Diberi nama Bengkuring Weekly karena tidak banyak pilihan tersedia. Terlepas dari semua itu, perkara tersebut hanya pemilihan nama, tidak lebih.

Perihal KEMARIN

Bagiku manis dari kue selalu membawa kenangan di setiap gigitannya.
Bengkuring Weekly selalu menggunakan kata KEMARIN di awal penulisan. Sebab sejatinya, "masa lalu" yang di dalamnya terdapat pengalaman, cerita, kisah, serta kecerobohan adalah guru terbaik yang mampu menasihati: "jangan lagi berbuat kesalahan!".

BENGKURING BAKERY STREET

Hhh..., entah bagaimana harus memulai. Jika ditanya kenapa aku membangun Bengkuring Bakery Street, aku sedikit bingung. Ide itu lahir begitu saja saat bermimpi di siang bolong bisa menyaingi Mekdi dan Kei-efsi.

Tak hanya gigitan, pengalaman bersantap bisa didapat ketika sedang merayakan efek gastronomi.

Satu-satunya yang terlintas mungkin: kenapa tidak kuwujudkan sekarang?

Dan semua berawal dari sebuah daerah di Samarinda yang sering dipanggil Bengkuring. 

Aku dan adikku, Puput sudah lama tinggal di Bengkuring. Semenjak Mamak memutuskan pindah ke sini, kami resmi menjadi seorang Bengkuringish.

Kemampuan Puput membuat kue sudah terlihat ketika masih SMP. Sayang sekali kalau hal itu tidak tersalurkan dengan baik (baca juga Aneka Cake di BBS).

Tak hanya sebagai sajian bersantap, cake juga menjadi gaya hidup kaum metropolitan.
Sampai pada ketika Puput lulus dari sekolah tata boga, berbekal mimpi tadi, kami berencana membuat bake shop online yang bisa menyajikan delivery service.

Di awal-awal, kami berupaya mengumpulkan modal usaha dari semua tabungan yang dimiliki. Lalu, melanjutkan master plan mau jadi seperti apa bake shop online kami ke depan.

Penentuan nama, perkara yang sulit waktu itu. Puput pengin yang kekinian dan terdengar keren taktala diucapkan. Sementara, aku ingin nama yang menjujung tinggi nilai kearifan lokal.

Finally, sebagai apresiasi terhadap lingkungan tumbuh kembang kami sedari kecil hingga sekarang, bake shop online kami diberi nama Bengkuring Bakery Street.

Lalu apa yang kami sajikan di BBS (sapaan akrab Bengkuring Bakery Street)?

Butuh perjuangan untuk mengenalkan produk kami ke khalayak ramai. Inilah Bengkuring Bakery Street.

Banyak waktu untuk mengekplorasi berbagai macam sajian yang ditawarkan. Meminjam istilah Farah Quinn, aku cuman mau bilang, This is it.

Roti Gembong Bengkuring (Roti Gem-Beng)

Original: 8k

Choco Banana: 10k

Cheese n' Meat: 13k
 

Jar Cake Pakis: 15k - 18k

Premium Jar Cake Pakis: 40k
  
Beng-Burger

Beng Mac Burger: 15k

Kami juga memproduksi roti kosongan jika kalian ingin membuat usaha seperti BBS atau sekedar bersantap di pagi hari sambil menikmati secangkir teh hangat 😊

Gimana? Tertarik membuat usaha?

Sweet Bengkuring Cup Cake (SBC)

Harga Sweet Bengkuring Cup Cake beragam, mulai dari 5k - 20k. Tergantung bahan yang digunakan.

Fondant Cup Cake.

Fruit Cup Cake.
Japanese Cotton Cheesecake

Harga Japanese Cotton Cheesecake juga bervariasi, tergantung ukuran.


Nah, untuk yang satu ini kalian bisa memilih sendiri ukuran, jenis, serta bahan cake apa yang diinginkan.

Edible Image Cake.

Oreo Cake

Black Forrest Fruit Cake
 

Semenjak bekerjasama dengan BBS, Kedai Es Kotor juga meng-update menu mereka yang rasanya bisa membuat lidah bergoyang dalam sekali teguk.

Bubble Gum.

Choco Cookies.


Ini nih yang paling Ter-favorit. Super Kotor.
 
Dengan hadirinya BBS di tengah-tengah kehidupanku dan Puput, aku teringat satu line bagus di film Star Wars: Rouge One.

"Rebellion are built on hope"

So, kami hanya bisa berikhtiar sambil bertawakal kalau kelak Bengkuring Bakery Street bisa menjadi sebuah jembatan panjang yang akan membawa kami ke puncak kesuksesan.

BW

...  

Alamat gerai Bengkuring Bakery Street:
Samarinda, Perumahan Bengkuring, Jalan Pakis Hijau 1, Blok D No. 258 (di samping SMPN 29 Samarinda).

Info pemesanan:
WA: 085250668128
Facebook Fan Page: @BengkuringWeekly
Instagram+Bengkuring Bakery Street